Senin, 09 November 2015

ISTILAH DALAM BOLA BASKET (2)

ISTILAH DALAM BOLA BASKET Terkadang kita sering menyebut istilah-istilah dalam bola basket tetapi kita tidak mengetahui artinya, istilah... thumbnail 1 summary
ISTILAH DALAM BOLA BASKET

Terkadang kita sering menyebut istilah-istilah dalam bola basket tetapi kita tidak mengetahui artinya, istilah-istilah dalam basket dapat berfungsi sebagai alat komunikasi dalam latihan antara pelatih dengan pemain dan sesama pemain. Di sini saya akan memberikan beberapa istilah-istilah dalam basket yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kita terutama bagi pemula yang hobi akan olahraga basket, istilah-istilah tersebut adalah sebagai berikut :

1.      Fundamental : Keterampilan dasar.

2.   Drill berkarakter : Pembinaan skill/ tehnik yang dirancang untuk mengajar fundamental yang berkarakter.

3.      Karakter building : Pembinaan karakter

4.      BB is a game of  habbit : Bola Basket adalah permainan yang berlandaskan kebiasaan.

5.      My BB coaching philosophi : Falsafah kepelatihan bola basket yang kita miliki.

6.      Setting : Menentukan pola/ strategi permainan.

7.      Excecution : Melakukan penyelesaian.

8.      Positive Word’s : Bahasa dalam kepelatihan harus selalu bersifat positif.

9.      Reward & Punishment : Hadiah dan hukuman akibat prestasi dan kekurangan.

10.   Passing : Operan.

11.   Passing drill : Model oper-mengoper.

12.  Long pass : Usaha mengoper bola kepada teman yang jaraknya jauh sehingga memerlukan tenaga yang cukup kuat. Biasanya arah bola sedikit melambung.

13.   Passing game : Pola penyerangan Give and Go.

14.   Shooting : Tembakan.

15.   Shooting drill : Bentuk latihan untuk meningkatkan kemampuan shooting.

16.   Long shoot : Tembakan jarak jauh.

17.   Medium shoot : Tembakan jarak sedang.

18.   Short shoot : Tembakan jarak dekat.

19.   Total shoot : Jumlah tembakan.

20.  Free throw : Tembakan hukuman bebas.

21.  Jump shoot : Tembakan meloncat.

22.  Fade away Shoot : Gerakan shooting diawali gerakan berputar 180 derajat.

23. Hook/baby shoot : Gerakan shooting mengait sambil bergerak kearah ring, finishingnya seperti lay-up tapi tubuh miring

24.  Jump pass : Oper sambil loncat.

25.  Jump ball : Bola loncat.

26.  Break Jump : Kemampuan pemain dalam melakukan penetrasi kedalam lalu secara tiba-tiba berhenti dan langsung melakukan Jump Shoot.

27. Split zone : Suatu strategi penyerangan dalam menghadapi Zone deffense, dimana dalam pergerakannya selalu menempati pemainya dalam didaerah kosongnya pada pertahanan zone tersebut.

28.  Stop swing : Usaha pemain bertahan pada zone deffense yang berada didepan dalam usahanya bola tidak dapat bolak-balik dari sisi satu kelainya. Dalam hal ini jalur passingnya yang ditutup.

29.  Push out : Usaha pemain bertahan pada sistem pertahanan man to man, dimana pemain yang menjaga didaerah keyhole harus mendorongnya keluar sebelum pemain tersebut menerima bola.

30.  Push down : Kebalikan dari push out, dalam hal pemain yang menjaga kalah tinggi maka posisi yang menjaganya adalah fronting. Tindakan selanjutnya adalah mendorong kedalam.

31.  Deny : Usaha menjaga dari pemain bertahan man to man, dimana jalur passingnya dimatikan. Biasanya untuk yang menjaga One Pass Away from the ball maupun yang menjaga strongside.

32.  Double peak : Usaha dua pemain penyerang dalam menghalangi penjaga teman lainya sehingga peluang menerima bolanya lebih besar.

33. Curl offense : Usaha pemain penyerang dalam usaha melepaskan diri dari pengawalan pemain yang bertahan dengan gerakan melingkari teman yang melakukan peak.

34. Target man : Pemain menyerang yang menjadi tujuan utama untuk menyelesaikan sebuah sistem penyerangan/pattern.

35.  Triangle defensive step : Bentuk latihan footwork untuk sistem pertahanan individu yang berbentuk segitiga. Biasanya berjarak tiga langkah.

36.  Stay home : Pemain yang menjaga Shooter pada sistem bertahan man to man. Dimana pemain bertahan tersebut harus selalu rapat dengan yang menyerang.

37.  Show & Recover : Usaha pemain tinggi (Big Man) dalam membantu pemain kecil (Small Man) pada sistem pertahanan man to man dalam situasi penyerangan Peak & Roll. Dimana pemain tinggi tersebut hanya sekedar menutup jalan dribble pemain kecil lawan lalu segera kembali menjaga pemain tingginya lawan dan karena ada usaha menutup jalan pemain kecil lawan sehingga lawan membuat gerakan keluar yang segera dijaga kembali oleh pemin kecil tadi.

38.  One pass away : Pemain penyerang yang dalam jarak satu kali passing dari yang memegang bola.

39.  Two pass away : Pemain dengan jarak 2 kali passing dari yang pegang bola.

40.  Switch : Usaha pertukaran pemain yang dijaga akibat sistem Peak lawan.

41. Kick out pass : Gerakan pemain lawan yang melakukan drive kedalam lalu malakukan passing keluar.

42.  Jumping jack : Meloncat bertumpu pada dua kaki, kedua tangan di belakang kepala.

43. Body Contact : Falsafah bola basket yang bersifat kontak badan yang tak bisa dihindari dalam permainan bola basket.

44.  Dinamis : Bagian dari falsafah bola basket yang bersifat dinamis.

45.  Team Work : Bagian dari BolaBasket yang berlandaskan kerjasama.

46. Responsibility : Bertanggung jawab, adalah nilai yang harus diperkenalkan sejak dini yang didapat langsung dari pembelajaran “D” man to man.

47.  Ringgelmann effect : Pentransferan nilai tanggung jawab, dimana atlit saling mengandalkan tanggung jawab dengan sesama teman di tim. Inilah yang akan didapat dan mendarah daging kalau kita mengajarkan zone sejak dini.

48.  Cover down : Usaha penjaga pemain luar dalam membantu menjaga pemain dalam yang berbahaya.

49.  Help & Recover : Usaha dari pemain terdekat dari penjaga penyerang dengan bola, dimana penyerang melakukan penetrasi dan berhasil melewati penjaganya. Dimana pemain terdekat dengan arah drivenya lawan tadi melakukan pertolongan (setelah berhasil dijaga lagi oleh teman yang tadi dilewati) dengan cepat kembali menjaga kelawan yang pertama. (Takut lawan maelakukan Kick out).

50. Winning the game is not everyting : Memenangkan pertandingan tidaklah menjadi tujuan akhir dari pertandingan untuk usia dini, tetapi pembentukan karakter lebih utama.

51. Starter step : Gerakan hentakan kaki yang cepat tetapi hanya sedikit diangkatnya dan bergerak majunya dalam, berhubungan dengan pengajaran deffense.

52.  Fire step : Hampir sama gerakannya dengan starter step tetapi tidak ada pergerakan maju sama sekali.

53. Crossover step : Bergerak kesamping dalam keadaan bertahan yang karena harus bergerak cepat terpaksa melakukan pergerakan kaki menyilang.

54.  Slide step : Bergerak kesamping dalam keadaan bertahan dimana kecepatannya masih bisa diatasi sehingga tak harus melakukan crossover step.

55.  Approach step : Langkah pendekatan.

56.  Lateral glide step : Langkah melengser pada sisinya.

57.  Retreat step : Langkah mundur.

58.  Stuttter step : Langkah tipu.

59.  One step all : Gerakan finishing seperti lay-up tetapi hanya melakukan hitungan satu langkah langsung shooting.

60.  Deffensive Footwork : Kemampuan olahkaki yang berhubungan dengan system deffense.

61.  Offensive Footwork : Kemampuan olahkaki yang berhubungan dengan system offense.

62.  Field goals attemted : Usaha tembakan lapangan.

63.  Field goals made : Tembakan lapangan yang berhasil.

64.  Field goals percentage : Persentase tembakan lapangan.

65.  Balanching : Keadaan seimbang yang harus dilatih baikpelatihan offense maupun deffense.

66.  Deffensive stance : Posisi bertahan yang baik.

67.  Attacking deffense : Situasi dimana pergerakan yang menyerang ditentukan oleh yang bertahan.

68. Hassitation : Pergerakan menekan dari penyerang yang mempunyai irama tekan…… mundur sedikit……. tekan lagi.

69.  Warm up : Pemanasan.

70.  Foot work : Olah kaki

71.  Stretching : Penguluran otot untuk pemanasan.

72.  Dribbling : Memantul-mantulkan bola.

73.  Double dribble : Memantul-mantulkan bola yang tidak sah

74. Crossover dribble : Dribble yang berpindah tangan didepan badan dengan ketinggian tidak lebih dari pinggang/ dibawah lutut lebih baik.

75. In-out dribble : Dribble cepat dengan pergerakan menipu seperti mau keberlawanan arah dimana pergerakan bola dibawa kesisi berlawanan juga, tetapi ternyata bolanya ditarik lagi sehingga arahnya tetap.

76. Under t buttock dribble : Dribble yang berpindah tangan dimana pergerakan bolanya dari bawah pantat/ selangkangan.

77.  Reserve dribble : Gerakan dribble sampil berputar kebelakang 360 derajat.

78. Step out : Gerakan pemain menyerang yang setelah mendapat bola dengan kedua poros hidup, lalu menarik kaki dalam keluar menjauh dari penjaga.

79. Step in : Kebalikan dari step out, disini pemain bergerak mendekat ring dengan menarik kaki luar kedalam.

80. Drill circle of live : Bentuk latihan yang mengacu pada pergerakan permainan bola basket sesungguhnya. Dimana drill ini mempergunakan satu lapangan dan bergerak terus-menerus. Dimana kecepatan semakin bertambah dan jumlah bola yang dipergunakan semakin sedikit max 3.

81.  Posh up : Gerakan pemain didaerah keyhole dalam meminta bola dari luar biasanya wing.

82. Closeman consept TOD : Sistem pertahanan pada situasi transisi offense to deffense dimana pemain terdekat dengan pemain lawan yang menguasai bola, harus cepat menjaganya guna mencegah usaha lawan melakukan fastbreak.

83. Closeman concept rotation : Sistem pertahanan dimana dalam melakukan rotasi penjagaan menerapkan yang pemain dekat sama lawan yang menguasai bola harus menjaganya

84.  TDO : Situasi pada saat transisi dari keadaan bertahan berubah menjadi posisi ke penyerangan.

85.  TOD : Situasi pada saat transisi dari keadaan menyerang berubah menjadi posisi pertahanan.

86. Garis perimeter : Garis bantu yang tujuannya memberi batasan sehingga mempermudah proses pengajaran. Seperti kita mengajarkan Strong side dan Weak side dimana lapangan dibagi dua oleh garis bantu/ perimeter.

87.  Box & 1 : Sistem pertahanan gabungan dimana 4 orang melakukan zone dengan membentuk kotak dan satu orang menjaga man to man.

88.  Diamond & 1 : Sama dengan diatas tetapi yang zone membentuk diamond/ 1 didepan, 2 ditengah, dan 1 dibelakang.

89.  Triangle & 2 : Sistem pertahanan gabungan juga dimana hanya 3 orang yang melakukan zone dengan membentuk segitiga didaerah paint area/ keyhole atau daerah 3”.

90.  Triangle Def position : Suatu dasar bentuk pertahanan dari semua bentuk pertahanan yang ada dimana dalam rotasi pemain bertahan 3 orang yang berada pada posisi 2 kali passing dan help side akan membentuk pertahanan segitiga didaerah paint area.

91. Ball line concept : Aturan pada saat kita melakukan full press maka pemain terdepan yang menjaga lawan tanpa bola selalu sejajar dengan bola berada.

92.  Pressure : Memberikan tekanan pada tim yang menyerang.

93. Good foul : Keputusan mengambil kesalahan yang baik, karena kalau tidak diambil akan merugikan tim, sedangkan untuk pemain tersebut tak bermasalah karena belum foul trouble.

94. Stupid foul : Keputusan mengambil kesalahan yang salah, karena sebenarnya keadaan timnya tidak dalam tekanan

95.  Pivoting & Drive : Gerakan lanjutan setelah melakukan pivot gerakan bersumbu pada satu kaki untuk memperdayakan lawan diikuti dengan penetrasi kearah ring.

96.  Fakes & Drive : Hampir sama dengan diatas tapi awalannya adalah pergerakan bola yang dianyunkan tangan dengan tujuan juga untuk memperdayakan lawan seperti seolah-olah akan melakukan passing atau shooting yang langsung diikuti dengan penetrasi ke ring.

97. Reverse & Drive : Hampir sama tujuannya dengan diatas tetapi awalannya adalah gerakan berputar kebelakang lalu drive.

98.  Step out & Drive : Hampir sama dengan diatas hanya awalannya menarik kaki keluar lalu diikuti drive.

99. Break down deffense : Bentuk/ urutan pengajaran sistem pertahanan yang mulai dari 1 on 1, 2 on 2, sampai 5 on 5.

100.Break down offense : Bentuk/ urutan pengajaran sistem penyerangan yang mulai dari 1 on 1, 2 on 2, sampai 5 on 5.

101.   Original deffense : Bentuk pertahanan standart.

102.  Adjusment deffense : Bentuk pertahanan yang diasupi adjusment/ tambahan aturan seperti harus selalu rapat bagi yang menjadi shooter.

103.  Tendensi : Kebiasaan dari setiap pelatih.

104.   Efective offensive movement : Gerakan seorang penyerang dikatakan efektive karena kemampuannya beradaptasi dilapangan terhadap lawan atau tim yang bertahan.

105.    Adaptation : Kemampuan menyesuaikan diri dengan keadaan dimana dia berada.

106.    Change of pace : Perubahan langkah.

107.    Change of direction : Perubahan arah lari.

108.    Half court : Setengah lapangan.

109.    Full court : Seluruh lapangan permainan.

110.    Turn over : Bola berpindah lawan bukan karena tembakan.

111.    Transition : Saat perubahan dari penyerang ke bertahan.

112.    Trap : Jebakan.

113.    Help : Bantuan.

114.    Wing : Posisi sayap kiri dan kanan pada pemain muka.

115.    Forward : Pemain muka.

116.    Guard : Pemain belakang.

117.    Point guard : Pemain pengatur serangan.

118.    Play maker : Pemain pengatur serangan.

119.   Shooting guard : Pemain posisi ke 2 sebagai point guard kedua tetapi mempunyai kekhususan sebagai shooter.

120.  Small forward : Pemain depan yang memiliki kemampuan menembak dari lapangan bagian samping dan sudut.

121.  Power Forward : Pemain posisi ke 4 yang tugasnya sebagai pendobrak yang kuat main diluar dan didalam sekaligus raja rebound.

122.   Post : Pemain poros atau pemain pivot.

123.   Low post : Posisi pemain poros disamping bawah basket.

124.   High post : Posisi pemain poros dibelakang garis tembakan hukuman.

125.   Side post : Posisi pemain poros disamping daerah tembakan hukuman.

126.   Side line : Garis samping.

127.   Base line : Garis belakang ( akhir ).

128.   Middle line : Garis tengah.

129.   Back court : Daerah lapangan antara garis tengah dengan papan pantul lawan.

130.   Front court : Daerah lapangan antara garis tengah dengan papan pantulnya.

131.   Strong side : Daerah serang dimana bola berada.

132.   Weak side : Daerah serang tanpa bola.

133.   Pivot man : Pemain yang berfungsi sebagai poros.

134.   Post man : Pemain yang berfungsi sebagai poros.

135.   Block out : Pemain yang menghalangi penyerang untuk rebound.

136.   Screen : Menutup jalan lawan sehingga temannya bebas untuk bergerak.

137.   Intercept : Memotong jalan bola.

138.   Stealing the ball : Mentip bola untuk dikuasai.

139.  Assist : Umpanbola kepada temanya yang langsung membuat biji atau tidak didrible lebih dari dua langkah sebelum membuat biji.

140.   Rebound : Merebut bola yang terpantul dari papan.

141.   Lost ball : Bola leepas kendali.

142.   Personal foul : Kesalahan perorangan.

143.   Walking : Menguasai bola sambil berjalan.

144.   Zone defense : Pertahanan wilayah.

145.   Man to man defense : Pertahanan satu lawan Satu.

146. Out of bound play : Pola penyerangan pada situasi bola dari luar lapangan permaianan didaerah serang.

147.  The assigned man to man deffense : Pertahanan satu lawan satu dengan tugas khusus, setiap pemain menjaga lawan tertentu.

148.  The switching man to man deffense : Pertahanan satu lawan satu dengan tugas, setiap pemain boleh melakukan pergantian lawan yang dijaga pada situasi yang kritis.

149.  Outlet pass : Pemain yang berfungsi sebagai penerima operan awal pada waktu malakukan serangan kilat.

150.   The trailer : Pemain yang berfungsi sebagai pengikut jejak pada waktu melakukan serangan kilat.

151. Back door : Gerakan serangan yang dilakukan degan cara memotong dibelakang penjaga dan menerobos menuju basket.

152.  Back drop : Gerakan menipu seperti mau drive tapi satu kali dribble lansung dengan cepat kembali mundur sehingga mendapatkan jarak dan penjagaan.

153.  Protect paint area : Sistem pertahanan yang melindungi paint area/ keyhole.

154.  No reaching out : Tidak ada gerakan tangan yang menjangkau keluar dalam rangka stealing/ mencuri bola.

155. No miss jump : Tidak ada gerakan melompat dalam uasaha memblok usaha shooting lawan, kalau lawan melakukan gerakan tipuan maka dengan mudah akan dilewati.

156. Contain your man : Suatu sistem pertahanan yang mengharuskan pemain hanya menjaga lawannya dengan sabar.

157. Stealing is not nessecery deflection : Dalam melakukan pertahanan ada prinsip bahwa stealing bola tidaklah menjadi tujuan utama dengan membiarkan lawan passing lalu tangan bergerak kearah bola sehingga bola berbelok arah sudah cukup.

158.   Figure eight : Bentuk latihan passing yang membentuk angka 8.

159.  Helpside/ ballside : Sama dengan strongside/ weakside yaitu daerah pertahanan dibagi dua (setengah ring), daerah yang ada bola disebut ball/ strongside, sedangkan daerah yang tidak ada bola disebut help/ weakside.

160.  Ball handler : Pemain yang biasanya mendribble bola dari daerah pertahanan ke daerah penyerangan dan yang memprakarsai penyerangan.

161.   Blocking : Posisi pemain yang menghalang-halangi gerakan lawan yang tidak membawa bola.

162.   Firehouse basketball : Serangan kilat pada permainan bola basket.

163  Fullcourt press : Strategi pertahanan yang dilakukan oleh suatu regu secara ketat baik didaerah pertahananya maupun didaerah penyerangannya.

164. Give and Go : Strategi penyerangan yang dilakukan oeh suatu regu dengan cara seorang pemain mengoper bola kepada temannya menerima umpan balik untuk manembak.

165.   Keyhole : Garis tembakan hukuman dan lingkaran.

166.  Disqualified player : Pemain yang tidak diperbolehkan karena telah melakukan kesalahan perorngan sejumlah 5 kali atau karena alasan tertentu seperti memukul lawan.

167. Pivot : Gerakan seorang pemain yang menguasai bola dengan cara melangkah salah satu kaki ke berbagai arah, sedang kaki yang lainnya tetap bertumpu pada lantai sebagai poros.

168. Throw in : Cara memainkan bola kembali dari luar lapangan.

169. Triple threat position : Adegan pemain yang menguasai bola dengan cara salah satu kakinya berada didepan kaki lainya sehingga mempunyai tiga kemungkinan, menembak, menerobos kearah basket atau mengoper bola kepada temanya. Adegan ini bisa disebut adegan tri guna atau trifungsi.

Tidak ada komentar

Posting Komentar